Tata Cara Sholat dan Bacaannya - Boedak Begajol
Headlines News :
Home » » Tata Cara Sholat dan Bacaannya

Tata Cara Sholat dan Bacaannya

Written By John Singai on Kamis, 22 November 2012 | 04.52


Sebelum Shalat hendaknya kita berwudhu terlebih dahulu karena wudhu termasuk syarat sah Shalat.

1. Berdirilah tegak menghadap Kiblat.tata cara shalat berdiri tegak
Niatlah sesuai dengan Shalat yang ingin kita kerjakan. contoh disini Shalat Magrib.
Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa

Niat Shalat Shalat Fardhu

tata cara shalat 2 takbir
2. Bacalah takbiratul ihram (Allāhu Akbar) dan bersamaan dengan itu angkatlah kedua tangan Anda seperti terlihat di gambar




tata cara shalat 3 bersedekap3. Kemudian membaca do’a iftitah,
Contoh salah satu do’a iftitah :
Allahu akbar kabiiraw wal'hamdulillaahi katsiiraw wasub"haanallaahi bukrataw wa-ashiilaa. Inni wajjahtu wajhiya lilladzii fatharassamaawaati wal-ardla haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wanusukii wamah'yaaya wamamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin laa syariika lahuu wabidzaalika umirtu wa'ana minal muslimiin.”
lalu baca ta’awwudz (a’udzu billahi minasy syaithanirrajim) , kemudian membaca Al-Fatihah dan apabila telah selesai dia membaca aamiin.
Bacalah surah Al-Fātihah sebagai berikut:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إيَّاكَ نَعْبُدُ وَ إيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ
(Bismillāhirrohmānirrohīm ▪ Alhamdulillāhi robbil ‘Ālāmīn ▪ Arrohmānirrohīm ▪ Māliki yaumiddīn ▪ Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn ▪ Ihdinash shirōthol mustaqīm ▪ Shirōthol ladzīna an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhūbi ‘alaihim waladh dhōllīn)
Kemudian bacalah satu surah dari surah-surah Al-Quran. Bisa tidak sempurna ( beberapa ayat bila surah panjang seperti Albaqorah) namun sebaiknya sempurna bila surahnya pendek (Seperti Surah di Juz 30). Contohnya:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
(Bismillāhirrohmānirrohīm)

idzaa jaa-a nashru allaahi waalfathu

1. Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,


wara-ayta alnnaasa yadkhuluuna fii diini allaahi afwaajaan

2. dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,


fasabbih bihamdi rabbika waistaghfirhu innahu kaana tawwaabaan

3. maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.
tata cara shalat takbir sebelum ruku

4. Setelah itu lakukanlah Ruku Dengan diawali takbiratul ihram ( Allahu Akbar )






tata cara shalat ruku5. Saat Ruku Bacalah:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
(Subhā robbiyal ‘azhīmi wa bihamdih)


tata cara shalat 2 takbir
6. Kemudian bangunlah dari ruku’ dengan mengangkat kedua tangan sambil membaca:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
(Sami’allōhu liman hamidah)
”Allah Maha Mendengar orang yang memujiNya”
sehingga tegak berdiri dalam keadaan i’tidal, kemudian membaca do’a :
“Rabbanaa lakal chamdu mil-ussamaawaati wamil-umaasyi’ta min syai-in ba’d”
artinya “Wahai Tuhan kami, bagiMu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi serta sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki setelah itu”



tata cara shalat sujud7. Setelah itu, sujudlah dan baca:
سُبْحًانَ رَبِّيَ اْلأعْلَى وَبِحَمْدِهِ
(Subhāna rabbiyal a’lā wa bihamdih)

tata cara shalat, duduk di antara dua sujud8. Kemudian duduklah di antara dua sujud seraya membaca:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبِّيْ وَ أتُوْبُ إلَيْهِ
(Astaughfirullōha rabbī wa atūbu ilaih) atau
“Rabbiqhfirlii warchamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii” artinya: “Wahai Tuhanku ampunilah aku,kasihanilah aku,cukupilah kekuranganku, angkatlah (derajat)ku beri rizqilah aku,beri petunjuklah aku, sehatkanlah aku dan ma’afkanlah aku.”
tata cara shalat sujud
9. Kemudian sujudlah untuk kedua kalinya seraya membaca bacaan sujud di atas
سُبْحًانَ رَبِّيَ اْلأعْلَى وَبِحَمْدِهِ
(Subhāna rabbiyal a’lā wa bihamdih)

tata cara shalat, duduk di antara dua sujud10. Duduklah sejenak setelah bangun dari sujud dan sebelum berdiri untuk melanjutkan rakaat berikutnya dan dapatkan tumaninah.
Berdirilah kembali untuk melaksanakan rakaat kedua sambil membaca Takbir (Allahu Akbar )
tata cara shalat 2 takbir===== mulai rakaat ke dua ======
tata cara shalat bersidekap
11. Bacalah surah Al-Fātihah sebagai berikut:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إيَّاكَ نَعْبُدُ وَ إيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ
(Bismillāhirrohmānirrohīm ▪ Alhamdulillāhi robbil ‘Ālāmīn ▪ Arrohmānirrohīm ▪ Māliki yaumiddīn ▪ Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn ▪ Ihdinash shirōthol mustaqīm ▪ Shirōthol ladzīna an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhūbi ‘alaihim waladh dhōllīn)
Kemudian bacalah satu surah dari surah-surah Al-Quran. Bisa tidak sempurna ( beberapa ayat bila surah panjang seperti Albaqorah) namun sebaiknya sempurna bila surahnya pendek (Seperti Surah di Juz 30). Bacaan surah pada rakaat pertama dan kedua hendaklah berbeda. Contohnya: Al-Ihklas:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ، اللهُ الصَّمَدُ، لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ، وَ لَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
(Bismillāhirrohmānirrohīm Qul huwallōhu ahad ▪ Allōhush shamad ▪ Lam yalid wa lam yūlad ▪ Wa lam yakul lahū kufuwan ahad)
tata cara shalat 2 takbir
12.Setelah itu lakukanlah Ruku Dengan diawali takbiratul ihram ( Allahu Akbar )

tata cara shalat ruku 13. Saat Ruku Bacalah:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
(Subhā robbiyal ‘azhīmi wa bihamdih)



tata cara shalat 2 takbir
14. Kemudian bangunlah dari ruku’ dengan mengangkat kedua tangan sambil membaca:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
(Sami’allōhu liman hamidah)
”Allah Maha Mendengar orang yang memujiNya”
sehingga tegak berdiri dalam keadaan i’tidal, kemudian membaca do’a :
“Rabbanaa lakal chamdu mil-ussamaawaati wamil-umaasyi’ta min syai-in ba’d”
artinya “Wahai Tuhan kami, bagiMu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi serta sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki setelah itu”
tata cara shalat sujud 15. Kemudian sujudlah untuk kedua kalinya seraya membaca bacaan sujud di atas
سُبْحًانَ رَبِّيَ اْلأعْلَى وَبِحَمْدِهِ
(Subhāna rabbiyal a’lā wa bihamdih)

tata cara shalat, duduk di antara dua sujud16. Kemudian duduklah di antara dua sujud seraya membaca:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبِّيْ وَ أتُوْبُ إلَيْهِ
(Astaughfirullōha rabbī wa atūbu ilaih) atau
“Rabbiqhfirlii war'hamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii” artinya: “Wahai Tuhanku ampunilah aku,kasihanilah aku,cukupilah kekuranganku, angkatlah (derajat)ku beri rizqilah aku,beri petunjuklah aku, sehatkanlah aku dan ma’afkanlah aku.”
tata cara shalat sujud
17. Kemudian sujudlah untuk kedua kalinya seraya membaca bacaan sujud di atas
سُبْحًانَ رَبِّيَ اْلأعْلَى وَبِحَمْدِهِ
(Subhāna rabbiyal a’lā wa bihamdih)
tata cara shalat, duduk tasyahud awal18. Setelah itu, duduk tasyahhud awal dan baca bacaan tasyahhud awal / pertama sebagai berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكََ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ، أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ
(Asyhadu an lā ilāha illallōhu wahdahū lā syarīka lah ▪ Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhū wa rasūluh ▪ Allōhumma shalli ‘alā Muhammadin wa Āli Muhammad)
.
==== mulai rakaat ketiga ====
tata cara shalat 2 takbir

19. Berdirilah kembali untuk melaksanakan rakaat ketiga sambil membaca Takbiratul Ihram
(Allahu Akbar)
tata cara shalat 3 bersedekap
20. Bacalah surah Al-Fātihah sebagai berikut:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إيَّاكَ نَعْبُدُ وَ إيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ
(Bismillāhirrohmānirrohīm ▪ Alhamdulillāhi robbil ‘Ālāmīn ▪ Arrohmānirrohīm ▪ Māliki yaumiddīn ▪ Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn ▪ Ihdinash shirōthol mustaqīm ▪ Shirōthol ladzīna an’amta ‘alaihim ghoiril maghdhūbi ‘alaihim waladh dhōllīn)
tata cara shalat ruku
21. Setelah itu lakukanlah Ruku Dengan diawali takbiratul ihram ( Allahu Akbar )

tata cara shalat ruku 22. Saat Ruku Bacalah:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
(Subhā robbiyal ‘azhīmi wa bihamdih)



tata cara shalat 2 takbir
23. Kemudian bangunlah dari ruku’ dengan mengangkat kedua tangan sambil membaca:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
(Sami’allōhu liman hamidah)
”Allah Maha Mendengar orang yang memujiNya”
sehingga tegak berdiri dalam keadaan i’tidal, kemudian membaca do’a :
“Rabbanaa lakal chamdu mil-ussamaawaati wamil-umaasyi’ta min syai-in ba’d”
artinya “Wahai Tuhan kami, bagiMu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi serta sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki setelah itu”
tata cara shalat sujud 24. Kemudian sujudlah seraya membaca bacaan sujud di atas
سُبْحًانَ رَبِّيَ اْلأعْلَى وَبِحَمْدِهِ
(Subhāna rabbiyal a’lā wa bihamdih)

tata cara shalat, duduk di antara dua sujud25. Kemudian duduklah di antara dua sujud seraya membaca:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبِّيْ وَ أتُوْبُ إلَيْهِ
(Astaughfirullōha rabbī wa atūbu ilaih) atau
“Rabbiqhfirlii warchamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii” artinya: “Wahai Tuhanku ampunilah aku,kasihanilah aku,cukupilah kekuranganku, angkatlah (derajat)ku beri rizqilah aku,beri petunjuklah aku, sehatkanlah aku dan ma’afkanlah aku.”
tata cara shalat sujud 26. Kemudian sujudlah untuk kedua kalinya Saat Ruku Bacalah:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
(Subhā robbiyal ‘azhīmi wa bihamdih)

tata cara shalat duduk tasyahud akhir27. Setelah itu, duduklah dan baca bacaan tasyahhud akhir sebagai berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكََ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ، أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ
(Asyhadu an lā ilāha illallōhu wahdahū lā syarīka lah ▪ Wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhū wa rasūluh ▪ Allōhumma shalli ‘alā Muhammadin wa Āli Muhammad)
Lanjutkan dengan doa tasyahud akhir:

kamaa shollaita ’alaa Ibroohiim wa ‘alaa aali Ibroohiim innaka hamiidun majiid,
wabaarik ‘alaa Muhammad wa’alaa aali Muhammad,
kamaa baarokta ‘alaa ibroohiim wa’alaa aali Ibroohiim innaka hamiidun majiid

perhatikan posisi kaki kiri tidak di duduki / melewati hingga berada di bawah kaki kanan,jari jari kaki kanan di tekuk kedepan/menghadap kiblat
tata cara shalat duduk mengucapkan salam ke kanan
28. Setelah tayahhud akhir tengoklah kekanan sambil ucapkan salam
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ
(Assalāmu’alaikum wa rahmatullāhi wa barakātuh)
29. Setelah menengok kekanan, tengoklah sebelah kiri  sambil ucapkan salam
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ
(Assalāmu’alaikum wa rahmatullāhi wa barakātuh)
inilah bimbingan shalat magrib lengkap dari awal sampai akhir.
Catatan:
1. Bila kita akan menunaikan ibadah Shalat Subuh atau Shalat Sunah dua rakaat, Maka pada  Tasyahhud Awal(18) diganti dengan Tasyahhud Akhir (27). Kemudian langsung mengakhiri Shalat dengan sebelumnya mengucapkan salam ke kiri dan ke kanan.
2. Bila kita menunaikan Shalat fardhu Empat rakaat ( Dzuhur, Asyar, Isya). Maka setetah sujud  kedua pada rakaat ketiga (26) lanjutkan dengan dengan duduk Tumaninah (10). Setelah itu berdiri takbir (19) dan melanjutkan kembali dengan rakaat keempat..Ikuti panduan dari awal rakaat ketiga sampai akhir Shalat (dari 19 - 29).
Jazakumullah, Semoga bermanfaat.
Share this article :

1 komentar:

 
Support : Melayu Tolen | Budaya Bangsa | HC Pakning
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Boedak Begajol - All Rights Reserved
Design by Boedak Begajol Submit Backlink Free Auto Link Free Auto Link Free Auto Link